Registration Login

{{errorLogin}}

{{errorEmail}}

{{errorPassword}}

Lost your Password?
Registration Login

{{notification}}

{{errorFirstName}}

{{errorEmail}}

{{errorPassword}}

Registration Login

{{notification}}

Registration

Apa yang membedakan early-stage investor yang sebenarnya dari seseorang yang dihindari oleh semua entrepreneur?
 

Sabotaging Syndrome

Apakah benar investor bisa menjadi liabilitas daripada sebuah asset untuk start-up? Ya, investor bisa memberikan efek negatif untuk start-up ketika terjadi sabotaging syndrome.

Biasanya investor memiliki suatu praduga akan kapabilitas dari CEO dan hal ini semakin menguat ketika start-up mulai kehilangan target dan tidak melakukan progress secepat yang diharapkan. Hal ini akan terlihat dari body language, intonasi, hal-hal tidak langsung seperti pengiriman email yang sering, ataupun diskusi yang panjang. Karena terdesak, CEO tersebut akhirnya melakukan hal yang sama kepada team nya dan semakin takut untuk menerima kritik. Pada titik ini, CEO akan menjadi lebih takut mengambil risiko dan lebih fokus kepada permintaan investor daripada bisnisnya sendiri.

 

Bagaimana menghentikan sabotaging syndrome?

Entrepreneurs dan investor punya beberapa langkah untuk mengantisipasi syndrome tersebut. Entrepreneurs bisa berusaha untuk mencari investor lainnya, setidaknya memulai perusahaan dengan orang yang kurang tepat lebih baik daripada tidak memulai sama sekali. Dari sisi investor, mereka harus waspada untuk tidak meletakan label pada seorang founder dan lebih berpegang pada penilaian objektif akan hasil dan keadaan. Ketentuan dari supervisi juga harus ditetapkan dari awal agar jelas bagi kedua pihak.

 

Real Angels

Investor yang baik adalah investor yang mau mengakui bahwa CEO dari sebuah start-up lah yang tahu yang terbaik untuk bisnisnya. Bahkan dalam keadaan sulit, berinteraksi dengan real angels bisa membuat entrepreneur lebih semangat, percaya diri, dan kreatif. Angels terbaik akan tetap percaya pada CEO walaupun diterpa ketidakpastian.

Berikut adalah penjelasan singkat untuk Anda yang berencana mencari pendanaan dari investor, terutama angel investor.

Jika ada topik materi pembelajaran lain yang Anda ingin kami bahas dan bisa membantu banyak pengusaha startup lainnya, silahkan ajukan topik Anda ke connector.indonesia@gmail.com

Cheers!

 

Tim Connector.ID

Source: Connector.ID learning database dan hbr.org

Image from: thinkwealthmagazine.com

Putri Arif Febrila

Comments

Silahkan Login Untuk Memulai Komentar